MISI AGAMA : KEADILAN DAN MORALITAS KEMANUSIAAN - FAKKIR

MISI AGAMA : KEADILAN DAN MORALITAS KEMANUSIAAN

FAKKIR.XYZ | BUYA HUSEIN MUHAMMAD ~

Masih dalam pidato (dlm bhs. Inggris, lho), penerimaan penghargaan Opus Prize, aku menyampaikan :

Nabi Muhammad berkali-kali menegaskan bahwa pekerjaan manusia yang paling disukai Tuhan adalah melepaskan penderitaan manusia, menghilangkan rasa lapar mereka, membagi kegembiraan/ kebahagiaan di hati dan menyebarkan kedamaian di tengah-tengah masyarakat.

Islam hadir untuk mewujudkan moralitas luhur, kebaikan dan kasih-sayang, bukan untuk melahirkan kerusakan, kebodohan dan kebencian.

Itulah misi dan tujuan semua agama dan jalan yang ditempuh para bijakbesari dan orang-orang yang berakal”.

Nah, oleh karena itu, Agama harus memberikan jalan keluar bagi problematika dan kesulitan hidup manusia. Seluruh gerakan sosial keagamaan harus diarahkan bagi terciptanya suatu kehidupan yang bermartabat, berkeadilan, demokratis dan menghargai hak-hak fundamental manusia. Islam menekankan nilai-nilai tersebut sebagai kewajiban normatif dan berlaku universal. Pada sisi yang lain Islam mengambil sikap tegas untuk menolak kezaliman, arogansi, diskriminasi dan individualisme. Singkat kata agama menuntut umatnya berjuang keras (jihad) untuk mewujudkan dua hal secara simultan; menciptakan moralitas kemanusiaan yang luhur dan mengapuskan segala praktik dehumanisasi.

Dalam kerangka di atas, demokrasi harus menjadi mekanisme social untuk merumuskan gagasan-gagasan dan kehendak-kehendak manusia dalam kehidupan bersamanya. Demokrasi meniscayakan tersedianya ruang kebebasan bagi setiap orang untuk dapat mengekspresikan dan mengaktualisasikan kehendak-kehendaknya dalam suasana kesetaraan dan saling menghormati. Kehendak-kehendak manusia yang plural itu harus diselesaikan dalam ruang dialog yang terbuka, santun dan penuh kearifan, tanpa pemaksaan, apalagi kekerasan, sebagaimana dinyatakan Al-Qur’an ; Q.s. al-Nahl, 125 dan Q.s. Al-Imran, 159.