Bibliosmia - FAKKIR

Bibliosmia

FAKKIR.XYZ | Sobih Adnan 

 

Ada lokasi aneh, di belakang SMA lima, setelah belokan Swasembada

Gedungnya sepi, tapi bikin gaduh di pikiran

Bau udaranya wangi kertas

Berserakan di lantai

 

Tiba-tiba, ada buku tebal menyapaku

Ya, tebal, sangat tebal

Di jilidnya tertulis judul “Dodie”

Orang yang hanya melihat covernya, akan menebak sembarang; isinya mungkin cuma tentang kisah si bujang tua

 

Tentu, aku tak gampang percaya

Kubaca satu persatu halamannya

Dan benar, ini buku tentang bujang tua, yang nikah belakangan, ketimbang satu angkatannya.

 

Di sampingnya, kutemukan lagi buku bergambar muka istimewa

Nama penulisnya, “Abdul Rosyidi”

Ah, ternyata, buku taktik politik

Ada kalimat tercetak tebal memakai huruf arial kapital

Bunyinya, “10 Kiat Menang Pilpres dengan Memanfaatkan Amunisi Lawan”

 

Aih, di bawahnya terlengkapi pula dengan gambar kepalan tangan, mirip logo extra joss

 

Dua buku yang sungguh menarik, kubawa pulang, sebab hari sudah jelang petang

 

Tetapi, alih-alih berbalik badan, kakiku menyandung sebuah tumpukan

Lagi-lagi buku, agak usang memang, berjudul “DEVIDA”, huruf besar semua

Buku ini berisi tulisan tangan yang buruk

Tetapi tetap kuangkat, hitung-hitung menyelamatkannya dari tukang loak

 

Kemudian, ada banyak buku yang menyemburat berhamburan dari arah ruang perpustakaan

 

;Biografi presiden pertama Firman, pengembara Umam, penyembah kaca Sukanda, perempuan vespa Ziah, penjaga taman Ismail Marzuki, pendekar tangguh yang kerap menyendiri dan menangis Aris, ada juga buku dongeng cinta mati Abdullah kepada seniornya.

 

Di belakangnya, ada buku kumpulan lirik dangdut berjudul “Zaenal”, buku penerbit Jogja Nurul Huda, buku cetakan Kementerian Agama Makhrus Elmawa, buku perjalanan karier pelantun lagu Jepang yang dicontek Via Vallen, Neneng, memoar penyapu Latar Siti Masyitoh, hingga banyak judul lain yang termaktub dalam lafal “Man kutibat asma fi hadzihil waroqoh.”

 

Dan ternyata, masih ada. Biografi Nyai Sejuta Santri, Yu Afwah, dan bacaan top orang nomor wahid, Marzuki Wahid.

 

Dikerubungi buku, sekujur tubuh malah terkesima kaku

Semua judul itu lambat laun turut senyap terdiam

Seiring muncul sebuah kitab tentang ketenangan jiwa

berjudul; Buya.

 

Bandar Lampung, 25 Agustus 2021, pukul 1:53 WIB