DIALOG KEBANGSAAN DAN RADIKALISME - FAKKIR

DIALOG KEBANGSAAN DAN RADIKALISME

FAKKIR.XYZ | BUYA HUSEIN MUHAMMAD –

Seorang pejuang Kemanusiaan yang terkenal, Martin Luther King Junior mengatakan :

علينا ان نتعلم العيش معا كاخوة
او الفناء معا كاغبياء

“Kita seyogyanya belajar untuk hidup bersama sebagai saudara, atau kita hancur bersama-sama sebagai orang-orang bodoh”

Lalu aku mengatakan dengan bertanya : mengapa ada “Radikalisme” atau mungkin lebih tepat disebut “Ekstrimisme Kekerasan” atas nama Agama?.

Aku mengutip W.C. Smith, profesor ahli agama-agama terkemuka, dalam pengamatannya terhadap fenomena ini. Ia menyatakan bahwa “tema semua gerakan konservatif radikal di hampir semua belahan dunia berkisar pada dua hal : “protes melawan kemerosotan moral internal dan “serangan” eksternal”.

Sementara sejumlah analis muslim kontemporer melihat fenomena ini sebagai respon terhadap sekularisme Barat dan dominasi mereka atas dunia Islam, di samping respon terhadap krisis kepemimpinan di kalangan umat Islam sendiri. Dengan begitu tampak jelas bahwa gerakan-gerakan radikal keagamaan itu ditujukan bukan hanya untuk menentang Barat yang sekular, melainkan lebih jauh lagi merupakan perlawanan terhadap segala sesuatu yang dianggap penyebab frustasi dan penindasan, baik internal maupun eksternal.

Lalu : Apakah agama melegitimasi ideologi itu?.Dan seterusnya dan seterusnya.