KITA LEBIH SUKA MELIHAT ORANG - FAKKIR

KITA LEBIH SUKA MELIHAT ORANG

FAKKIR.XYZ | BUYA HUSEIN MUHAMMAD

Kita sering bilang dan hafal kata-kata bijak dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib ini :

انظر الی ما قال ولا تنظر الی من قال
Atau
انظر ما قيل ولا تنظر من قال

“Lihatlah apa yang dikatakannya. Dan jangan melihat siapa yang mengatakannya”.

Tetapi dalam praktiknya banyak di antara kita melakukan sebaliknya. Mereka sering bertanya, “siapa yang mengatakannya? Atau dari siapa
ya?”.

Atau kata-kata Nabi ini :

خُذِ الْحِكْمَةَ وَلَا يَضُرُّكَ مِنْ أَيِّ وِعَاءٍ خَرَجَتْ .( الحافظ السخاوي في المقاصد الحسنة ).

“Ambillah hikmah, tak akan merugikanmu, darimana pun ia lahir”. (Al-Sakhawi dalam “al-Maqashid al-Hasanah”).

Hadits yang lain menyebutkan :

الْحِكْمَةُ ضَالَّةُ المُؤْمِنِ فَحَيْثُ وَجَدَهَا فَهُوَ أَحَقُّ بِهَا

“Hikmah/kebijaksanaan/ilmu pengetahuan adalah barang yang hilang dari tangan seorang mukmin. Maka jika dia menemukannya dia lebih berhak mengambilnya kembali”.

Akan tetapi banyak di antara kita yang menolaknya, jika ia dari orang lain (liyan), bukan dari “orang kita” sendiri.

Piye toh?